Doa dan Buka Puasa Bersama, Kapolrestabes Medan Imbau Warga Tidak Panic Buying
Sentra Berita | Medan – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak mengimbau masyarakat Kota Medan agar tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan menyusul memanasnya situasi geopolitik yang dikhawatirkan berdampak pada distribusi energi dan kebutuhan pokok.Imbauan tersebut disampaikan Kapolrestabes saat menghadiri kegiatan doa bersama dan buka puasa bersama jajaran Polrestabes Medan dengan masyarakat, tokoh agama, serta anak yatim di Mapolrestabes, Senin (9/3/2026) petang.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Calvijn menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) maupun bahan pokok penting (bapokting) di Kota Medan karena stoknya masih dalam kondisi aman.”Situasi geopolitik dunia yang memanas memang dapat memengaruhi distribusi energi. Namun kami mengimbau masyarakat Kota Medan agar tidak melakukan panic buying karena stok BBM dan bahan pokok di Kota Medan masih aman,” ujar Kapolrestabes Medan.
Ia menambahkan, pemerintah bersama aparat keamanan terus memantau kondisi distribusi energi dan kebutuhan pokok agar tetap stabil dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.Selain itu, Kapolrestabes juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kepolisian Republik Indonesia akan melaksanakan Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.
Dalam operasi tersebut, Polrestabes Medan akan menyiapkan sebanyak 13 Pos Pengamanan (Pos Pam) yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Medan.”Polrestabes Medan akan menyiapkan 13 Pos Pam yang akan dibangun di beberapa titik untuk membantu pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk ibadah serta pusat-pusat keramaian menjelang Hari Raya Idulfitri,” tuturnya.
Kapolrestabes menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan, perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. menurutnya keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata.”Keberhasilan menjaga keamanan ini tidak bisa dilakukan oleh Polrestabes sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami mengajak masyarakat Kota Medan untuk bersama-sama menjaga harkamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
Dalam tausiyahnya, ulama Kota Medan M Syukri Albani mengingatkan masyarakat agar menjaga kejujuran dan ketulusan dalam kehidupan bermasyarakat.Ia mengibaratkan agar masyarakat tidak bersikap seperti “Wak Labu”, yakni terlihat manis di depan namun justru mencucuk di belakang.
“Jangan seperti Wak Labu, yang manis di depan tapi mencucuk di belakang. Kalau kita sudah duduk bersama di Polrestabes Medan ini, berarti kita sepakat mendukung program-program Polrestabes Medan demi kebaikan bersama,” ujar Syukri yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan.Sebelum pelaksanaan doa dan buka puasa bersama, Polrestabes Medan juga menggelar kegiatan sosial dengan membagikan sebanyak 1.999 paket takjil kepada masyarakat di sekitar Mapolrestabes. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polrestabes Medan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga diberikan tali asih kepada 99 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.Suasana kebersamaan terlihat hangat dalam kegiatan yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pejabat utama Polrestabes Medan, serta warga sekitar.
Melalui kegiatan doa dan buka puasa bersama ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan sosial di Kota Medan, khususnya selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri mendatang.(*)
Editor : Redaksi






